Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) merupakan organisasi profesi akuakultur tingkat nasional yang telah berdiri sejak tahun 2001. Hingga tahun 2025, MAI telah memiliki lebih dari 1.500 anggota yang terdiri dari individu maupun institusi, serta tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sejak awal berdirinya, jumlah anggota MAI menunjukkan tren peningkatan yang konsisten, yang mencerminkan bahwa MAI dipandang sebagai organisasi yang efektif, relevan, dan memiliki daya tarik tinggi bagi insan akuakultur Indonesia.
MAI hadir sebagai “kapal induk” yang mempersatukan berbagai elemen dalam sektor akuakultur, mulai dari:
- Akademisi
- Peneliti
- Praktisi/Swasta
- Birokrat/Pemerintahan
- Generasi milenial akuakultur
Visi
Terwujudnya Akuakultur Indonesia yang Unggul di Asia Pasifik
Misi
Meningkatkan pembangunan akuakultur Indonesia melalui:
- Pendidikan
- Penelitian
- Transformasi IPTEK
guna mendukung terciptanya industri akuakultur yang:
- Maju
- Menguntungkan
- Berkelanjutan
Profil Anggota MAI
Profil Anggota MAI Berdasarkan Latar Belakang Akademisi, Peneliti, Praktisi/Swasta, Birokrat/Pemerintahan dan Mahasiswa.
Sebaran Bidang Keahlian
Sebagai organisasi “kapal induk”, MAI memiliki anggota dengan beragam keahlian, antara lain:
- Pembenihan (Reproduksi & Genetika)
- Pembesaran (Inovasi Teknologi)
- Penyakit (Kesehatan & Lingkungan)
- Pond Engineering
- Nutrisi dan Pakan
- Teknologi Pascapanen (Value Added)
- Marketing & Manajemen Bisnis
Mengapa MAI?
MAI berperan sebagai:
- Wadah kolaborasi nasional bagi seluruh stakeholder akuakultur
- Jembatan kerjasama antara akademisi, industri, dan pemerintah
- Pusat pengembangan inovasi dan IPTEK akuakultur
- Penggerak jejaring nasional dan internasional
MAI juga aktif menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memperkuat ekosistem akuakultur Indonesia.
Peran Strategis Akuakultur
Produksi akuakultur menjadi tumpuan utama masa depan pangan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan produk perikanan, seiring dengan penurunan hasil perikanan tangkap.
Hal ini menjadikan sektor akuakultur sebagai:
- Pilar ketahanan pangan
- Sumber pertumbuhan ekonomi baru
- Solusi keberlanjutan sumber daya perikanan
Undangan Kolaborasi
MAI mengundang seluruh stakeholder akuakultur nasional untuk bersama-sama berkolaborasi, antara lain:
- Sivitas akademika
- Praktisi dan pelaku usaha
- Pimpinan perusahaan
- Peneliti
- Pembuat kebijakan
- Generasi milenial akuakultur
Dalam kegiatan:
- Penyelenggaraan event dan pertemuan ilmiah
- Temu bisnis dan investasi
- Pameran akuakultur
- Pengembangan jejaring dan kolaborasi
- Pembentukan struktur DPD MAI di tingkat provinsi
Bergabunglah Bersama MAI
Jadilah bagian dari transformasi akuakultur Indonesia menuju kekuatan global di Asia Pasifik.
Daftar Jadi Anggota