MAI Ucapkan Selamat kepada Para Peraih Best Paper Award ICAI 2026, Terpilih dari 112 Naskah yang Dipresentasikan
SEMARANG – Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peneliti yang berhasil meraih penghargaan *Best Paper Award* dan *Best Poster Paper Award* dalam ajang **International Conference of Aquaculture Indonesia (ICAI) 2026** yang diselenggarakan pada 21–22 Oktober 2026 di Hotel Tentrem Semarang.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kualitas penelitian, inovasi, dan kontribusi ilmiah para peserta dalam mendukung kemajuan sektor akuakultur. Dari total **112 naskah yang dipresentasikan**, para penerima penghargaan berhasil menunjukkan kualitas karya ilmiah yang menonjol.
Dalam kategori **Best Paper Award**, penghargaan diberikan kepada tiga peneliti berikut:
1. Diana Damayanti, S.Pi. – Diponegoro University, melalui penelitian berjudul *“eDNA Metabarcoding of Blood Cockles (Tegillarca granosa) as a Transmission Agent for WSSV (White Spot Syndrome Virus) in Shrimp Aquaculture.”*
2. Dr. Shahid Sherzada – Government College University Lahore, Pakistan, melalui penelitian berjudul *“First Global Record of Courtship Behavior During Induced Spawning in the Vulnerable Freshwater Shark, Wallago attu: A Breakthrough for Captive Breeding and Conservation.”*
3. Wahyulia Cahyanti, S.Pi., M.Si. – University of Indonesia, melalui penelitian berjudul *“Effect of Turmeric (Curcuma longa) Supplementation in Feed on Reproductive Performance of Female Tinfoil Barb (Barbonymus schwanenfeldii).”*
Sementara itu, penghargaan Best Poster Paper Award diberikan kepada Made Dendy Pratama, S.Pd., M.Si. dari Udayana University atas penelitiannya yang berjudul *“Synbiotic Feed and RAS Improve Growth and Disease Resistance of White Shrimp (Litopenaeus vannamei).”*
MAI mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan atas capaian yang membanggakan tersebut. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, dan praktisi akuakultur untuk terus menghasilkan penelitian berkualitas, memperkuat kolaborasi lintas institusi dan negara, serta menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan bagi pengembangan industri akuakultur yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Melalui penyelenggaraan ICAI 2026, MAI terus mendorong pertukaran pengetahuan, diseminasi hasil penelitian, dan penguatan jejaring ilmiah sebagai bagian dari upaya bersama memajukan akuakultur Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
**Selamat kepada para penerima Best Paper Award dan Best Poster Paper Award ICAI 2026!**
*Bersama MAI, kita dorong inovasi, kolaborasi, dan masa depan akuakultur Indonesia yang lebih unggul dan berkelanjutan.*
1. Diana Damayanti, S.Pi. – Diponegoro University, melalui penelitian berjudul *“eDNA Metabarcoding of Blood Cockles (Tegillarca granosa) as a Transmission Agent for WSSV (White Spot Syndrome Virus) in Shrimp Aquaculture.”*
2. Dr. Shahid Sherzada – Government College University Lahore, Pakistan, melalui penelitian berjudul *“First Global Record of Courtship Behavior During Induced Spawning in the Vulnerable Freshwater Shark, Wallago attu: A Breakthrough for Captive Breeding and Conservation.”*
3. Wahyulia Cahyanti, S.Pi., M.Si. – University of Indonesia, melalui penelitian berjudul *“Effect of Turmeric (Curcuma longa) Supplementation in Feed on Reproductive Performance of Female Tinfoil Barb (Barbonymus schwanenfeldii).”*
Sementara itu, penghargaan Best Poster Paper Award diberikan kepada Made Dendy Pratama, S.Pd., M.Si. dari Udayana University atas penelitiannya yang berjudul *“Synbiotic Feed and RAS Improve Growth and Disease Resistance of White Shrimp (Litopenaeus vannamei).”*
MAI mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan atas capaian yang membanggakan tersebut. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, dan praktisi akuakultur untuk terus menghasilkan penelitian berkualitas, memperkuat kolaborasi lintas institusi dan negara, serta menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan bagi pengembangan industri akuakultur yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Melalui penyelenggaraan ICAI 2026, MAI terus mendorong pertukaran pengetahuan, diseminasi hasil penelitian, dan penguatan jejaring ilmiah sebagai bagian dari upaya bersama memajukan akuakultur Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
**Selamat kepada para penerima Best Paper Award dan Best Poster Paper Award ICAI 2026!**
*Bersama MAI, kita dorong inovasi, kolaborasi, dan masa depan akuakultur Indonesia yang lebih unggul dan berkelanjutan.*
MAI Connect · Masyarakat Akuakultur Indonesia