ICAI 2026 SEGERA DIGELAR DI SEMARANG!
Forum Internasional Akuakultur Hadirkan Tokoh Nasional, Pakar Global, dan Industri Akuakultur
SEMARANG — Dunia akuakultur Indonesia kembali mendapat panggung internasional.
The 12th International Conference of Aquaculture Indonesia (ICAI) 2026 akan diselenggarakan pada 21–22 Oktober 2026 di Tentrem Hotel, Semarang, dengan mengusung tema:
“Advancing Indonesian Aquaculture for Global Competitiveness: Innovation, Sustainability, and Resilience.”
ICAI 2026 menjadi ruang pertemuan antara akademisi, peneliti, pemerintah, pelaku industri, pembudidaya, mahasiswa, dan profesional akuakultur untuk membahas masa depan akuakultur Indonesia di tengah perkembangan teknologi, tuntutan keberlanjutan, perubahan pasar global, serta tantangan produksi.
ICAI 2026 menghadirkan rangkaian pembicara dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah, akademisi, organisasi akuakultur, hingga industri internasional.
Sesi Keynote Speakers menghadirkan:
Mr. Sakti Wahyu Trenggono
Minister of Marine Affairs and Fisheries, Indonesia
dan
Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, MS
President of Indonesian Aquaculture Society (MAI)
Sementara itu, jajaran Invited Speakers berasal dari Indonesia dan mancanegara, termasuk perwakilan industri dan organisasi akuakultur internasional.
Tidak hanya itu, ICAI 2026 juga menghadirkan Business Session yang mempertemukan perspektif industri, teknologi, pembudidaya, dan biotechnology.
🇮🇩🇨🇳 INDONESIA–CHINA COLLABORATION
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah sesi Indonesia–China Collaboration, yang menghadirkan pembicara dari Beibu Gulf University serta mitra internasional lainnya.
Sesi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan peluang kolaborasi akuakultur antara Indonesia dan China.
🦐 BUSINESS SESSION: DARI TEKNOLOGI HINGGA INDUSTRI UDANG
ICAI 2026 juga memberikan ruang khusus bagi pembahasan bisnis dan industri akuakultur melalui Business Session, dengan menghadirkan:
Mr. Chen Wen Li — Alltech Biotechnology Indonesia
Alex Wang, Ph.D — Xiamen Raykol Nanobiochip, China
Mr. Michael Anthony Sugama — Shrimp Farmer, Indonesia
Mrs. Falasifah — PT ALBITEC Bioteknologi
Mrs. Mila Ayu Ambarsari, M.Si — Yayasan Pembudidaya Udang Nasional
Dengan komposisi tersebut, pembahasan tidak hanya berhenti pada teori dan riset, tetapi juga menyentuh teknologi, bisnis, produksi, inovasi, dan kebutuhan nyata industri akuakultur.
🔬 PANGGUNG UNTUK RISET ANDA
ICAI 2026 juga membuka kesempatan bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan mereka.
Topik yang dibuka antara lain:
🐟 Aquaculture Production
🧬 Genetics & Biotechnology
🌱 Nutrition & Feed
💧 Water Quality
🌿 Mangrove & Coastal Ecosystems
🌊 Blue Economy
💻 Digital Aquaculture
🤖 Artificial Intelligence
📈 Business & Investment
🦐 Seafood Value Chain
📚 PELUANG PUBLIKASI
Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan karya ilmiah melalui jalur publikasi yang tersedia dalam rangkaian ICAI 2026, termasuk Aquacultura Indonesiana dan Proceedings ICAI 2026 sesuai ketentuan dan proses seleksi publikasi.
🚨 EARLY BIRD SEGERA BERAKHIR!
Bagi yang ingin berpartisipasi, Early Bird Registration berlaku hingga 30 September 2026.
Student
💰 IDR 300.000
Non-Student
💰 IDR 400.000
Ada pula Special Package Sertifikasi Akuakultur (LSP AI) sebesar IDR 850.000, dengan paket 2 in 1: Sertifikasi + Peserta ICAI 2026 sesuai ketentuan paket.
🌏 SAATNYA BUKAN HANYA MENGIKUTI PERKEMBANGAN AKUAKULTUR
ICAI 2026 dirancang sebagai ruang untuk:
CONNECT — bertemu dengan jejaring akuakultur
SHARE — berbagi riset dan pengalaman
LEARN — mendapatkan wawasan baru
COLLABORATE — membuka peluang kerja sama
GROW — membangun masa depan akuakultur
**Jangan hanya menjadi penonton perkembangan akuakultur.
Datang, berdiskusi, bagikan riset Anda, dan bangun kolaborasi di ICAI 2026.**
📍 Tentrem Hotel, Semarang
📅 21–22 October 2026
ICAI 2026
The 12th International Conference of Aquaculture Indonesia
Advancing Indonesian Aquaculture for Global Competitiveness:
Innovation, Sustainability, and Resilience.
🔥 SEE YOU AT ICAI 2026! 🌊🦐🌏
MAI Connect · Masyarakat Akuakultur Indonesia